Kontroversi ‘MLM’ Haji dan Umrah

Kementrian Agama menyatakan sedang mengkaji praktek pembiayaan haji dan umrah melalui sistem penjualan langsung berjenjang atau Multi Level Marketing (MLM). Alasannya, kementerian yang menangani penyelenggaraan haji tersebut menerima banyak pengaduan dari masyarakat. Khususnya terkait dugaan penipuan yang dilakukan sejumlah perusahaan yang menggunakan sistem MLM untuk pembiayaan haji dan umrah. Berikut pendapat sejumlah kalangan terkait praktek ini.Baluki Ahmad | Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji

Pembiayaan haji dan umrah dengan sistem MLM ini rentan penipuan. Sebab tidak mungkin orang berangkat umrah dengan Rp 3,5 juta atau haji plus Rp 5 juta. Menurut saya apa yang dipraktekkan di lapangan bukan MLM, karena tidak ada produk yang dijual. Yang dipraktekkan skema piramida atau money games dan ini akan menjadi bom waktu.

Kurdi Mustofa | Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI)

IPHI sudah bersikap. Sikapnya sudah dinyatakan di depan ijtima ulama se-Cipasung tanggal 30 Juni 2012. Kita menilai MLM haji atau umrah lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Kita anggap ini sebagai usaha rentenir juga. Sistem ini sangat tidak aman. Kami meminta pemerintah menghentikan praktek MLM ini, harus ditutup. Kasihan nanti ke depannya ini akan menjadi bola salju.

Fitriavi Nuriman | Pengamat Investasi

Menurut saya haji itu kan bukan sesuatu yang harus dibuat gambling. Memang sih boleh usaha. Tapi masa sampai diMLM-kan. Legalitas perusahaannya harus dilihat, karena selama ini kebanyakan MLM suka pakai sistem ponzi (sistem piramida). MLM kan selalu iming-imingnya indah banget. Apalagi bulan puasa, iming-iming yang paling menyenangkan ya naik haji. Tapi masalahnya benar tidak? Jangan-jangan yang bisa pergi hanya beberapa orang saja. Karena biasanya sistem MLM itu kan iming-imingnya uang dan singkat waktunya, paling setahun. Ada sih yang berhasil tapi yang di bawahnya hilang. Orang zaman sekarang kan mencari uang dengan segala cara. Artinya, kalau mau menyimpan uang harus lebih pandai dan cermat untuk meneliti apakah produk-produk seperti itu benar atau tidak. Kalau aku sih tidak terlalu recommend ya.

Tommy Setiawan | Pengamat MLM

Mungkin bukan haji, tetapi umroh. Kalau memang haji, mereka sudah terlalu berani. Karena kalau haji, mereka harus berurusan dengan kuota. MLM itu sebenarnya hanya konsep penjualan saja. Mereka punya produk, taruhlah produknya paket umroh, dijual dengan skema MLM. Kalau memang murni seperti itu, tidak ada masalah. Tapi ada satu catatan penting. Saya perhatikan, banyak perusahaan MLM umroh tapi mereka itu tidak bisa produksi. Mereka bisa mengejar jumlah orang yang bisa diberangkatkan untuk umroh, tapi mereka tidak punya kapasitas untuk menyelenggarakan umroh. Jadi akhirnya dilempar ke biro jasa lain. Nah ini yang saya bilang tidak fair. Mereka hanya menjadikan umroh sebagai kedok money games saja.

Sudaryatmo | Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia

Sebenarnya ini lebih merupakan penipuan. Seperti investasi sebenarnya, kayak arisan berantai. Kalau ini tidak diantisipasi sejak sekarang, dampaknya akan ke depan. Kementerian Agama harus menindak biro perjalanan haji dan umroh yang melakukan marketing melalui sistem MLM. MUI pusat harusnya juga mengeluarkan fatwa haram haji MLM seperti yang dilakukan MUI di Aceh.

Ma’ruf Amin | Ketua Majelis Ulama Indonesia

Sampai saat ini MUI baru mengeluarkan sertifikasi tentang MLM umroh, sedangkan MLM haji belum. Karena salah satu syarat harus ada kepastian kapan akan diberangkatkan. Saat ini sertifikat menjalankan bisnis syariah telah dikeluarkan untuk dua lembaga yaitu Mitra Permata Mandiri dan Arminareka. Itu pun dulu cantolannya fatwa tentang penjualan langsung berjenjang syariah berupa barang. Padahal umroh dan haji bukan barang melainkan jasa. Saat itu, praktek seperti ini tidak ada masalah karena sesuai yang disyaratkan. Kalau kemudian hari terjadi masalah, akan dievaluasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s