Tips & Trik Ibadah Haji

  1. A.      PERSIAPAN MENTAL & SPIRITUAL

Siapkanlah mental serta spriritual dengan keihlasan dan kepasrahan yang tinggi kepada

Allah SWT. Bertaubatlah kepada-Nya dengan memperbanyak zikir dengan memohon petunjuk dan bimbingan-Nya.

  • Sebelum berangkat melaksanakan Ibadah Haj, ada baiknya kita menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan tanggung jawab keluarga dan pekerjaan bahkan hutang piutang.
  • Perbanyaklah silaturrahmi dengan sanak saudara,kawan dan masyarakat dengan  memohon maaf dan maminta doa restu agar dilancarkan selama perjalanan dan pelaksanaan Ibadah Haji.
  • Banyaklah bersabar, perjalanan Ibadah Haji selalu diwarnai ketidaksempurnaan. Maka banyaklah bersabar untuk mengurangi stress, marah dan penyakit hati lainnya.
  1. B.      Persiapan Ibadah

Perjalanan Haji pada hakikatnya adalah perjalanan suci yang semua rangkaian kegiatannya merupakan ibadah, sehingga Rasulullah SAW memberikan petunjuk khusus untuk mengutamakan perjalana suci  ini daripada perjalana lainnya. Untuk mendapatkan keutamaan tersebut, mari kita siapkan diri kita dengan sebaik-baiknya antara lain dengan cara :

  • Prioritaskan untuk menghapal tata cara ibadah haji wajib terlebih dahulu. Belajar ibadah sunat bisa dilakukan sambil jalan.
  • Banyaklah-banyaklah bertanya, baik dari bimbingan manasik haji, CD perjalanan haji, maupun kepada teman atau keluarga yang pernah melakukan ibadah haji.
  • Banyak tempat mustajab untuk berdoa di tanah suci. Maka siapkan doa-doa yang perlu dibaca pada saatnya.
  • Sebelum berangkat, belajarlah dulu cara melakukan shalat jenazah  (shalat ghaib) seringkali para imam Masjidil Haram selalu memimpin shalat ghaib untuk jemaah yang meninggal di tanah suci.
  1. C.      Persiapan Material

Untuk persiapan material, siapkan bekal secukupnya selama dalam perjalanan dengan membawa mata uang riyal yang sudah ditukarkan di Indonesia. Tidak perlu untuk menukarkan uang seluruhnya, tetapi cukup untuk biaya sehari-hari di tanah suci nanti.

  1. D.      Persiapan musim dingin

Perbedaan iklim yang sangat berbeda antara Arab Saudi dan Indonesia terkadang membuat para jamaah sedikit kesulitan dalam beradaptasi.

Arab Saudi memiliki dua iklim tahunan yaitu :

  1. Musim dingin (bulan Oktober sampai Maret)
  2. Musim Panas (bulan April sampai September)
  1. E.       Persiapan Kesehatan

Petunjuk makanan Sehat Calon jamaah haji

  • Makanlah makanan yang beraneka ragam
  • Perbanyak makan sayur dan buah-buahan
  • Kurangi makanan yang tinggi lemak
  • Perbanyak makanan yang mengandung zat tepung seperti biskuit dan roti dan batasi makanan manis yang mengandung gula murni

Petunjuk Makanan  Penderita Diabetes

  • Makanlah yang cukup secara teratur dan beraneka ragam
  • Kalori makanan disesuaikan dengan beratnya penyakit
  • Hindari makanan berupa gula pasir/merah,sirup,jeli,buah-buahan yang diawetkan dengan gula susu kental,es krim,kue manis,dodol,cake dan dendeng manis
  • Terus mengikuti petunjuk diet masing-masing

Petunjuk Makanan Penderita Jantung Koroner

  • Makanlah makana yang beraneka ragam dalam jumlah dan mutu yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
  • Jangan  makan makanan yang berlemak dan gurih
  • Hindari kue-kue yang terlalu manis,sayuran yang mengandung banyak serat (kangkung) dan banyak gas(kol),cabe dan bumbu lain yang merangsang
  • Dilarang minum-minuman yang bersoda,kopi,teh kental dan yang mengandung alkohol dan batasi makanan yang mengandung garam

Petunjuk Makanan penderita Hipertensi

  • Makanlah makanan yang beraneka ragam. Bila kegemukan kurangi makana yang mengandung karbohidrat (nasi,jagung dll)
  • Gunakan minyak jagung,minyak wijen,minyak biji matahari untuk memasak makanan
  • Makanlah sayuran dan buah-buahan segar yang banyak mengandung vitamin (jeruk,apel,pir)
  • Batasi pemakaian garam
  1. F.       Mempersiapkan perlengkapan haji

Bawalah barang dan perlengkapan sesuai dengan kebutuhan. Membawa barang diluar yang  disarankan tentu boleh saja, namun perlu diperhatikan apakah nantinya merepotkan atau tidak. Hindari membawa barang yang terlalu berat.  Memasukkan barang yang dipakai dalam tas tentengan. Ikat koper dengan rapi dan tandai koper dengan tanda teretentu agar mudah dikenali dan tidak tertukar dengan barang milik orang lain, terutama saat berkumpul dengan rombongan.

Sumber : Buku Panduan PraktisIbadah Haji dan Umroh by Wardah Inspiring beauty.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s